09 April 2018

1 dari 3 Balita Indonesia Derita Stunting

1 dari 3 Balita Indonesia Derita Stunting

Kata Data

Oleh : P2PTM Kemenkes RI

Masalah stunting bagi balita di Indonesia tergolong kronis.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek. Penderita stunting umumnya rentan terhadap penyakit, memiliki tingkat kecerdasan di bawah normal serta produktivitas rendah. Tingginya prevalensi stunting dalam jangka panjang akan berdampak pada kerugian ekonomi bagi Indonesia.

Prevalensi stunting Indonesia berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2016 mencapai 27,5 persen. Menurut WHO, masalah kesehatan masyarakat dapat dianggap kronis bila prevalensi stunting lebih dari 20 persen. Artinya, secara nasional masalah stunting di Indonesia tergolong kronis, terlebih lagi di 14 provinsi yang prevalensinya melebihi angka nasional.

Penyebab dari stunting adalah rendahnya asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak janin hingga bayi umur dua tahun. Selain itu, buruknya fasilitas sanitasi, minimnya akses air bersih, dan kurangnya kebersihan lingkungan juga menjadi penyebab stunting. Kondisi kebersihan yang kurang terjaga membuat tubuh harus secara ekstra melawan sumber penyakit sehingga menghambat penyerapan gizi.

Stunting dapat dicegah, antara lain melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan kemudian dilanjutkan dengan MPASI. Orang tua juga diharapkan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu, memenuhi kebutuhan air bersih, meningkatkan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan.

baca : Artikel Sumber


Artikel Sebelumnya
Anak Pendek, Tantangan Besar Jokowi Di Tahun Terakhir Pemerintahan
Artikel Selanjutnya
Pencegahan Sakit Kurangi Beban Ekonomi Rp 16.900 Triliun

Upcoming Agenda
31 Mei 2021

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2021

25 Mei 2021

Hari Tiroid Sedunia 2021

17 Mei 2021

Hari Hipertensi Sedunia 2021

10 Mei 2021

Hari Lupus Sedunia 2021

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Kementerian Kesehatan Indonesia