29 Mei 2017

Asma Bronkial (FAQ)

Asma Bronkial (FAQ)
Oleh : aulia

Suatu kelainan berupa inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang menyebabkan hipereaktifitas bronkus, sehingga menyebabkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak napas, rasa berat di dada, dan batuk terutama ,malam atau dini hari. Gejala epiodik tersebut timbul sangat bervariasi dan bersifat reversible (dapat kembali normal baik dengan atau tanpa pengobatan).

Tanda dan gejala

1. Batuk berdahak

2. Sesak napas dan napas berbunyi (mengi)

3. Ditemukan riwayat keluarga dengan asma atau alergi

Faktor risiko Asma Bronkial sbb:

1. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (tidak dapat diubah) ada riwayat atopi pada penderita atau keluarganya, hipersensitif saluran napas, jenis kelamin, ras atau etnik.

2. Faktor risiko yang dapat diubah

Faktor lingkungan meliputi:

1. Bahan-bahan di dalam ruangan : tungau, debu rumah, binatang, kecoa

2. Bahan-bahan di luar ruangan : tepung sari bunga, jamur

3. Makanan-makanan tertentu:

4. Seperti ikan laut, udang, kedelai, telur, susu, minuman bersoda, serta makanan yang mengandung bahan pengawet, penyedap dan pewarna makanan.

5. Obat-obatan tertentu seperti aspirin, antibiotic, steroid

6. Parfum dan bau-bauan yang merangsang.

7. Ekspresi emosi yang berlebihan.

8. Asap rokok

9. Polusi udara dari luar dan dalam ruangan.

10. Infeksi saluran napas.

11. Asma kambuh ketika melakukan aktivitas fisik tertentu

12. Perubahan cuaca.

Sumber : Buku Pintar Posbindu PTM, Penyakit Tidak Menular dan Faktor Risiko,2016


Artikel Sebelumnya
Pengendalian Hipertensi (faq)
Artikel Selanjutnya
Upaya Berhenti Merokok (faq)

Upcoming Agenda
31 Mei 2020

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020

25 Mei 2020

Hari Tiroid Sedunia 2020

17 Mei 2020

Hari Hipertensi Sedunia, 17 Mei 2020

10 Mei 2020

Hari Lupus Sedunia 10 Mei 2020

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Kementerian Kesehatan Indonesia