27 November 2018

Indonesia Tangani Diabetes Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Indonesia Tangani Diabetes Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Menkes Nila F. Moeloek saat menjadi salah satu Panelis pada Ministerial Conference on Diabetes (MCOD) tanggal 26-27 November 2018 di Singapura.

Oleh : P2PTM Kemenkes RI

Singapura, 26 November 2018

Indonesia berkomitmen mencegah dan mengendalikan Diabetes melalui pemberdayaan masyarakat. Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), Pemerintah Indonesia telah membentuk Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM, sebagai upaya terdepan pencegahan dan pengendalian PTM.

Hal ini disampaikan Menkes Nila F. Moeloek saat menjadi salah satu Panelis pada Ministerial Conference on Diabetes (MCOD) tanggal 26-27 November 2018 di Singapura.

MCOD diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Singapura untuk tujuan menempatkan pentingnya manfaat pencegahan dan pengendalian Diabetes dalam agenda global, saling berbagi best practices internasional; pengalaman dan inovasi dalam memodifikasi faktor risiko diabetes; serta membangun kapasitas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan gaya hidup sehat.

Menurut Menkes, upaya efektif untuk mencegah dan mengendalikan diabetes harus difokuskan pada faktor-faktor risiko disertai dengan pemantauan yang teratur dan berkelanjutan dari perkembangan mereka. Delapan puluh persen kasus PTM dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko umum. Sayangnya, faktor risiko umum PTM di Indonesia masih relatif tinggi: sebesar 33,5% tidak melakukan aktivitas fisik, 95% tidak mengonsumsi buah dan sayuran, dan 33,8% populasi usia di atas 15 tahun merupakan perokok berat.

“Oleh karena itu, perubahan gaya hidup harus dimasukkan dalam intervensi awal untuk komunitas berisiko,” tegas Menkes.

Menkes menambahkan, untuk mencapai keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian Diabetes, diperlukan kerja sama pemangku kepentingan lain di luar sektor kesehatan, baik lintas sektoral di tingkat nasional, kerja sama kawasan (regional) maupun secara global.

Menutup presentasinya, Menkes mengusung tema atau jargon dalam kampanye upaya pencegahan dan pengendalian PTM di Indonesia, yaitu CERDIK yang dalam bahasa Inggris dapat diartikan:
Check health status routine and regularly
Encourage to avoid smoking and other tobacco product
Raise physical activity
Daily consumption with healthy diet
Implement adequate rest
Keep balance between body and mind.

Menkes berbicara mengenai langkah-langkah strategis Pemerintah Indonesia mencegah dan mengendalikan diabetes pada 4 kesempatan yaitu Diskusi Panel II (Tackle Diabetes through Supportive Environments), Ministers Working Breakfast, Ministerial Round Table dan ASEAN Health Ministers Meeting.(Rokomyanmas)


Artikel Sebelumnya
Cegah Dan Kendalikan Obesitas Dengan Gaya Hidup Sehat
Artikel Selanjutnya
Cegah, Cegah, Dan Cegah: Suara Dunia Perangi Diabetes