19 Maret 2019

Menkes Nila Moeloek : Masyarakat harus mau cek kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas

Menkes Nila  Moeloek : Masyarakat harus mau cek kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas

Menkes Nila Moeloek ingatkan masyarakat untuk mau cek kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan pada acara Saka Yoga Festival yang digelar di Pura Adhitya Jaya, Jakarta, Minggu (17/3)

Oleh : P2PTM Kemenkes RI

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek hadiri Saka Yoga Festival yang digelar di Pura Adhitya Jaya, Jakarta, Minggu (17/3). Dalam acara tersebut Menkes ingatkan peserta yang hadir agar berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan lakukan cek kesehatan berkala di fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas untuk terhindar dari penyakit tidak menular

“Masyarakat agar menyadari tentang sehat, lakukan dengan hati dan hati-hati, tetapi tidak menusuk hati orang atau tidak sesuka hati,” kata Menkes Nila.

Menkes mengatakan bahwa sehat itu tidak menyakiti hati, artinya lakukan hidup sehat dengan kesadaran masing-masing. Mengubah perilaku menjadi hidup bersih dan sehat merupakan hal yang sangat penting sekali dan harus dimulai sejak kecil dengan membudayakan Germas.

PHBS dan Germas, kata Menkes adalah hal fundamental bagi kehidupan manusia. Jika dimulai dengan diri yang sehat tentu akan lebih bisa jernih untuk berpikir dan bisa berbuat lebih baik, misalnya anak-anak bisa bersekolah dan menjadi manusia produktif.

“Kita harus berkomitmen mau hidup sehat. Kesehatan sangat terkait dengan lingkungan dan perilaku. Kesehatan lingkungan tidak cukup hanya dengan tidak membuang sampah sembarangan tetapi diiringi perilaku sehat seperti aktivitas fisik, makan buah sayur, dan cek kesehatan,” kata Menkes.

Menkes ingatkan saat ini segala macam penyakit mudah menyerang manusia. Mulai dari penyakit yang dibawa oleh binatang seperti nyamuk yang menyebabkan DBD.

Masalah DBD bukan hanya soal nyamuk, tetapi perilaku manusia sangat mempengaruhi. Karena itu setiap orang diimbau menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, Menkes mengingatkan bahwa penyakit tidak menular dimulai dari hipertensi, penyakit kencing manis yang akhirnya menjadi sakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, itu semua akan memberikan ongkos yang luar biasa mahalnya. Karena itu masyarakat harus mau melakukan cek kesehatan berkala di fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas.

Menkes mengharapkan PHBS dan Germas bisa diterapkan di seluruh Pura di Indonesia. Ketua Suka Duka Hindu Dharma Putu Maharta mengatakan pihaknya telah membuat Germas Center di Pura Adhitya Jaya. Ia berharap Germas Center itu menjadi embrio sehingga bisa diikuti oleh Pura lainnya.

“Pembinaan PHBS dilaksanakan secara desentralisasi yang tahun lalu kita lakukan di Cibubur, sekarang kita lakukan desentralisasi yang kita lakukan di sini di 27 Pura. Kami mengharapkan pura-pura kita yang ada di 27 lokasi sekitar DKI dan sekitarnya itu melaksanakan Germas dan PHBS,” ucap Putu Maharta.

Dengan diterapkannya PHBS di seluruh Pura itu, tambah Maharta, kita akan mengetahui sejauh mana pura-pura tersebut telah melaksanakan PHBS dan kemudian akan menjadi referensi untuk di kemudian hari melakukan perbaikan berkelanjutan, continue improvement.

Saka Yoga Festival tahun ini merupakan rangkaian dari Hari Nyepi tahun baru Saka 1941 yang digelar di 27 Pura di Jabodetabek . Sebelumnya telah dilakukan beberapa kali kegiatan bakti sosial, seperti donor darah, penyuluhan kesehatan, dan pengobatan gratis di Tanjung Priok.(Rokomyanmas)


Artikel Sebelumnya
Deteksi Dini Cegah Kanker
Artikel Selanjutnya
Menkes Harapkan Anak Muda Jadi Agent Of Change