31 Juli 2019

Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Lakukan Skrining Penyakit Tidak Menular dan Hepatitis B Bagi ASN

Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Lakukan Skrining Penyakit Tidak Menular dan Hepatitis B Bagi ASN

Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya (dua dari kanan) menerima buku monitoring faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) di halaman Kantor Setda Kab.Nagan Raya pada Senin 28 Juli 2019

Oleh : M. Fadlin Kurniawan,SKM

Dalam rangka memperingati hari Hepatitis sedunia pada Senin 28 Juli 2019, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya (Dinas Kesehatan) melakukan deteksi dini (skrining) penyakit tidak menular (PTM) meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol total dan hepatitis B dihalaman Kantor Setda Kab Nagan Raya. Acara tersebut dilaksanakan setelah apel gabungan.

Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) utama meliputi :

-merokok,

-pola makan tidak sehat,

-kurang aktifitas fisik,

-obesitas,

-stres,

-konsumsi minuman beralkohol,

-hipertensi,

-hiperglikemi,

-hiperkolesterol

serta menindaklanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan, sementara skrining hepatitis B dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat virus hepatitis yang reaktif dalam tubuh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya TR.Johari mengatakan, tujuan pemeriksaan faktor risiko penyakit tidak menular dan hepatitis B yang dilakukan  secara mendadak adalah guna memastikan kesehatan para ASN di lingkungan pemerintah kabupaten setempat.

Sekretaris Daerah Kab.Nagan Raya saat ikut melakukan skrining faktor resiko penyakit tidak menular

foto : Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya TR.Johari sedang dilakukan skrining faktor resiko penyakit tidak menular

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Arafik Karim, MPA menyatakan melalui skrining  penyakit tidak menular dan hepatitis B bagi ASN diharapkan agar dapat dilakukan 3 P yaitu :

-pencegahan,

-pengendalian serta

-pengobatan

penyakit tidak menular dan hepatitis B. Pihaknya mengaku, hasil pemeriksaan masing masing ASN akan dikirim kepada yang bersangkutan dalam waktu dekat.


Artikel Sebelumnya
Review Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Oleh Kementerian Kesehatan Bersama Tim Terpadu Di Kab.nagan Raya
Artikel Selanjutnya
Dinas Kesehatan Aceh Latih Tenaga Kesehatan Dalam Penerapan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular (pandu Ptm)