02 Agustus 2019

Dinas Kesehatan Aceh latih tenaga kesehatan dalam penerapan pelayanan terpadu penyakit tidak menular (PANDU PTM)

Dinas Kesehatan Aceh latih tenaga kesehatan dalam penerapan pelayanan terpadu penyakit tidak menular (PANDU PTM)

Kepala Bidang P2P (duduk) dan Kepala Seksi P2PTM Keswa Dinas Kesehatan Aceh ( duduk 2 dari kiri) bersama peserta pelatihan pandu ptm di hotel grand nanggroe 28 juli - 2 agustus 2019

Oleh : M. Fadlin Kurniawan,SKM

Dinas Kesehatan Aceh melalui seksi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular melaksanakan pelatihan pelayanan terpadu penyakit tidak menular (PANDU-PTM) bagi tenaga kesehatan di 21 kabupaten/kota se aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 28 Juli – 2 Agustus 2019 bertempat di Grand Nanggroe Hotel Banda Aceh.

Peserta pelatihan tersebut berjumlah 70 orang yang terdiri dari dokter dan pengelola program penyakit tidak menular yang memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP/Puskesmas). Narasumber pelatihan tersebut diantaranya berasal dari Dinas Kesehatan Aceh, Rumah Sakit Ibu dan Anak, dan Fakultas Kedokteran Universitas Syaih Kuala Banda Aceh.

Materi yang disampaikan antara lain kebijakan dan strategi penyakit tidak menular menuju Indonesia sehat, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kanker,paru kronis, jantung dan peredaran darah, diabetes mellitus, gangguan indera dan fungsional, serta praktek penanggulangan penyakit tidak menular terpadu di puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Aceh dr.Wahtu Zulfansyah,M.Kes dalam sambutannya mengatakan bahwa 7 dari 10 penderita penyakit saat ini merupakan penyakit  tidak menular, 3 dari 7 orang tersebut menyadari akan penyakit tidak menular yang dideritanya, dan hanya 1 dari 3 orang tersebut yang berobat secara teratur. Oleh karena itu dituntut peran dari tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi melalui upaya promotif dan preventif secara terus menerus agar angka kematian akibat penyakit tidak menular bisa terus ditekan, dan salah satu bentuk kegiatan upaya promotif dan preventif tersebut adalah melalui skrining yang dilakukan baik di posbindu maupun di puskesmas dengan kegiatan pandu ptm nya.


Artikel Sebelumnya
Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Lakukan Skrining Penyakit Tidak Menular Dan Hepatitis B Bagi Asn
Artikel Selanjutnya
Sambut Hut Ri Ke 74 Puskesmas Cot Kuta Laksanakan Skrining Ptm Bagi Aparatur Desa